Kamis, 06 November 2008

Kabel Bawah Laut Google Menyatukan Asia Tenggara


Di bulan Februari, Google mengaku bekerja sama dengan lima perusahaan Asia untuk membangun kabel jaringan bawah laut yang menghubungkan Amerika ke Jepang dan kini, Eric Schmidt dan kawan-kawan tengah mempersiapkan satu lagi jaringan bawah laut yang akan menghubungkan Jepang ke Guam, Hong Kong, Filipina, Thailand dan Singapura. Perusahaan komunikasi TeleGeography juga menyediakan peta di bawah ini.

Seperti yang Anda lihat, TeleGeography menamakan proyek ini Southeast Asia Japan Cable (SJC) yang bertujuan untuk menghubungkan jaringan baru ini dengan kabel "Unity" (kabel bawah laut yang kami bahas enam bulan lalu). Google dan konsorsiumnya menargetkan untuk merampungkan Unity di tahun 2010, dan SJC satu tahun setelah itu.

Selain itu, ITWeb juga melaporkan bahwa Google berniat membangun jaringan kabel bawah laut ketiga ke Afrika Selatan, walaupun Google menekankan bahwa mereka tidak memasuki bisnis kabel bawah laut. Saat mengumumkan Unity, Google mengatakan bahwa mereka "tidak bersaing dengan penyedia jaringan telekom, akan tetapi data yang perlu kami kirim ke seluruh dunia telah mencapai titik di mana penyedia jaringan tradisional sudah tidak mencukupi lagi." (The Register)

Dengan membangun jalur komunikasinya sendiri, Google akan mempercepat akses pengguna dari seluruh dunia ke pelayanannya. Yang mungkin belum diketahui kebanyakan orang adalah fakta bahwa walaupun kita yang berada di Indonesia secara otomatis diarahkan ke google.co.id, server untuk itu tetap saja berlokasi di Amerika Serikat dan bukan di Indonesia.


Jadi apa artinya proyek ini untuk kita? Semakin cepat Google dapat mengirimkan datanya ke kita, semakin responsif pula layanan-layanan Google yang kita pakai. Untuk layanan pencarian Google yang sangat ringan mungkin tidak akan berdampak besar, akan tetapi bayangkan bila Google memiliki pusat data lokal untuk menyajikan YouTube, GMail, Google Docs.

Sudah bukan rahasia lagi kalau Google berambisi menggulingkan dominasi Microsoft di desktop dengan meluncurkan aplikasi office-nya sendiri dalam bentuk GMail (Outlook) dan Google Docs (Word, Excel, PowerPoint) yang berbasis web, dan membangun jaringan kabel bawah laut ke Asia tentunya dapat membantu ambisi Google ini. Dengan semakin meningkatnya kinerja JavaScript browser, tak lama lagi aplikasi berbasis web akan dapat beroperasi seresponsif aplikasi desktop.

Google hanya perlu memikirkan cara untuk mempercepat waktu yang dibutuhkan untuk membuka aplikasi web secara penuh — semakin cepat Google dapat mengirim data ke pengguna, semakin cepat juga aplikasi web akan mulai operasional. Saat ini dengan koneksi internet yang saya miliki, membuka Gmail membutuhkan sekitar 10 detik, masih sedikit lebih lambat dibandingkan Outlook.

Mengingat jumlah penduduk kita yang besar, bukan mustahil bila Google suatu saat memutuskanuntuk menginjak tanah Indonesia, tetapi untuk sementara kita harus puas dengan jaringan Google yang mencapai Tuas di Singapura di tahun 2011.

Selasa, 28 Oktober 2008

Google Membaca Gelombang Otak untuk Optimisasi Iklan YouTube


Google bersama dengan MediaVest akan merilis infomasi mengenai kualitas iklan yang dinilai dari menganalisa gelombang otak dan respon psikologi penonton iklan pada konten video. Ini merupakan hal yang menarik yang saya rasa belum banyak dilakukan sebelumnya. Teknologi ini dapat diterapkan untuk secara akurat dan ilmiah mengukur efektif atau tidaknya sebuah kampanye iklan, dilihat dari sudut pandang penonton.

Yaakov Kimelfeld dari MediaVest dan Leah Spalding dari Google memberikan presentasi tentang hasil akhir dari eksperimen ini yang merangkum tingkat perhatian, reaksi emosional dan metrik psikologi lainnya dari penonton saat menonton sebuah iklan YouTube.

Google, dengan bantuan NeuroFocus mengukur hal-hal seperti respon kulit, gerakan mata, dan pindai otak EEG pada partisipan survei ini. EEG lebih portabel dan mudah diterapkan, namun kurang akurat dalam mengukur gelombang alpha dan beta pada otak dibandingkan dengan metode umum lain yang mengharuskan Anda berbaring di dalam sebuah mesin.

Jumat, 17 Oktober 2008

Pemain Sepakbola Inggris: Islam Tidak Pernah Mengajarkan Terorisme

Sudah menjadi rahasia umum, rasisme menjadi salah satu persoalan di klub-klub sepakbola di Eropa, baik di kalangan pemain maupun pendukung fanatik klub-klub sepakbola bersangkutan.Mido yang kebetulan seorang Muslim, mengecam keras tindakan rasisme dan mengatakan bahwa terorisme sangat bertentangan dengan ajaran Islam yang damai. "Agama kami tidak pernah mengajarkan untuk membunuh orang yang tak berdosa," kata Mido dalam film dokumenter yang dibuat untuk proyek amal "Show Racism the Red Card".Bnrkah Islam tidak pernah mangajarkan terorisme ? justru yg menjadi persoalan adalah negara2 yg sering berperang merupakan ngr yg berasal dari kalangan Islam...

Senin, 13 Oktober 2008

Perusahaan Bangkrut, Jangan Salahkan Pemerintah

Pemerintah meminta pengusaha tidak menyalahkan pemerintah jika perusahaannya bangkrut akibat krisis ini.

Pasalnya, perusahaan bertanggung jawab untuk mengelola neraca keuangannya supaya tidak sensitif terhadap goncangan ekonomi.

"Kalau dari krisis ini bakal ada perusahaan yang jadi korban, maka tutup saja. Jika perusahaan Anda menjadi korban jangan merengek terlalu banyak kepada kami, karena itu adalah tugas Anda untuk jaga perusahaan.

Krisis, Pekerjaan Proyek Swasta Melambat

Pelaksanaan pembangunan proyek yang dilakukan oleh kalangan swasta nasional akan mengalami pelambatan menjelang akhir 2008. Hal ini sebagai imbas kondisi perbankan nasional yang selektif dalam menerbitkan pembiayaan dan juga karena pengaruh ekonomi global.

Dia menjelaskan, proyek-proyek pembangunan swasta di sektor properti diperkirakan akan melambat dalam pertumbuhannya. Pasalnya, saat ini kondisi ekonomi nasional yang masih terus berubah dan ada pengaruh global yang membuat semuanya mengalami perubahan dari perkiraan semula.

Adapun dalam kondisi sekarang, pemerintah harus terus memacu pembangunan infrastruktur untuk tetap menggerakkan sektor riil.

Pasalnya, kondisi swasta yang semakin sulit membuat peran alokasi APBN pemerintah di pembangunan infrastruktur akan menjadi tumpuan utama untuk pembangunan. Hal ini seolah - olah membuat proyek swasta dianaktirikan...

Imbauan Pakai Produk Dalam Negeri Tak Efektif

Permintaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar masyarakat menggunakan produk dalam negeri untuk mengantisipasi krisis tidak efektif.

Selain itu, pengamat ekonomi Revrisond Baswir mengatakan, pemerintah seharusnya mulai memikirkan untuk melindungi rakyat. Dia menambahkan, pemerintah sebaiknya jangan hanya melakukan buy back untuk menggairahkan pasar modal saja.

"Terkait hal itu juga adalah penurunan harga BBM bersubsidi. Ini akan menggerakkan kegiatan ekonomi sektor riil. Mengapa masyrakat cenderung lebih senang menggunaka produk luar negeri padahal produk dalam negeri juga tidak kalah lho !!!!!

Benarkah Pelanggan Adalah Raja?

Pepatah lama mengatakan: Pelanggan Adalah Raja! Dan jika bicara mengenai hal yang satu ini, siapapun yang merasa sebagai pebisnis - entah kecil-kecilan atau level korporasi raksasa - pasti akan mengamini pepatah tersebut. Pelanggan atau pelanggan adalah sumber penghidupan utama bagi setiap bisnis, dari merekalah semua kegiatan bisnis menerima aliran darah segar yang disebut oleh para ahli keuangan jaman sekarang sebagai 'arus kas positif' yang memberikan energi bagi aktivitas entitas-entitas bisnis yang menjalankannya.Setujukah Anda dengan pepatah ini?